5 Penyebab Mcb Listrik Sering Turun Dan Solusinya

 Mcb Listrik - Kwh meter adalah sebuah alat yang dapat mengukur jumlah pemakaian arus listrik. Sedangkan untuk MCB adalah komponen pembatas yabg dapat memutus arus karena hubungan singkat atau beban berlebih.


MCB sering turun bukan perkara mudah, berbeda jika turung karena korsleting biasa atau karena beban maksimum, itu perkara mudah. Di sini kami akan menjelaskan penyebab mengapa MCB sering turun dan akan memberikan solusi mudah tanpa harus memanggil teknisi.


5 Penyebab Mcb Sering Jepret

5 Penyebab Mcb Listrik Sering Turun Dan Solusinya

1. Beban Listrik Terlalu Besar

Setiap MCB PLN yang terpasang dirumah kamu pasti memiliki batas nilai maksimal yang melewatinya dalam satuan Ampere. Jika arus yang melewati MCB terlalu besar, maka otomatis jepret tanpa kita turunkan manual, ini adalah bentuk manfaat dari MCB listrik.


Solusi dari masalah ini adalah kurangi beban perangkat didalam rumah, jika rumah kamu menggunakan listrik PLN 450 Watt, maka sebaiknya besar beban didalam rumah jangan melebihi yang disediakan oleh PLN, selain mengurangi kamu juga dapat menggunakan perangkat elektronik secara bergantian.


2. Perangkat Elektronik Rusak

Jika di dalam rumah terdapat benyak sekali perangkat elektronik, wajib berhati-hati, karena tidak selamanya perangkat elektronik normal seperti baru. Ada masa dimana peralatan yang kamu miliki akan menjadi penyebab MCB sering turun berawal dari korsleting sepel.


Solusi dari permasalahan ini adalah rajin-rajin mengecek apakah televisi atau komputer kamu memang benar-benar tidak bermasalah. Segera sewa tukang service elektronik atau jangan lagi dipergunakan agar tidak menyebabkan masalah MCB sering turun.


3. Kabel Instalasi Listrik Putus di Tengah

Kami sebagai penyedia jasa instalasi listrik, sering mendapatkan job permasalah kabel listrik terputus yang menjadi penyebab utama mengapa MCB sering turun.


Kabel terputus bisa jadi disebabkan oleh kualitas kabel buruk, instalasi kualitas rendah dan instalasi sudah usang.


Selain kualitas kabel, pemasangan kabel yang tidak berhati-hati juga dapat menyebabkan masalah ini timbul. Konduktor kabel putus biasanya tertanam didalam tembok tanpa isolasi pipa conduit, dan ini adalah kesalahan besar saat awal pemasangan.


4. Mcb Listrik Rusak Sudah Tua

Komponen MCB memiliki batas maksumal trip, jadi jika MCB sering turun bisa jadi itu menjadi faktor mengapa MCB dirumah sering turun.


MCB listrik 2 Amper memiliki batas maksimal trip karena korsleting listrik antara 200 sampai 250 kali, jika melebihini itu, MCB wajib di ganti, apabila dipaksakan beresiko terbakar.


Selalu cek kesehatan MCB listrik di dalam rumah, pastikan MCB bekerja semestinya, tidak tergencet, tidak berdesak-desakan dengan kabel, tidak tertarik atau sambungan kabel ke konektor baut kencang.


Ini akan dapat menambah umur pemakaian MCB tersebut, jika bukan basic kamu, silahkan sewa teknisi listrik terdekat untuk melakukan perbaikan setiap 6 bulan sekali atau 1 tahun sekali.


5. PLN Sedang ada Perbaikan

Yang terakhir adalah sumber listrik pln sedang bermasalah, ada dua penyebab mengapa pln padam, pertama adalah karena jaringan rusak seperti kabel putus atau travo meledak dan yang ke dua sedang dalam perbaikan.


Jika perbaikan listrik pln sedang dilakukan, biasanya satu dua kali padam, tapi sudah pasti ada surat resmi atau pemberitahuan jika akan ada pemadaman listrik. Solusi dari masalah ini adalah cek di website resmi pln / bisa melalui aplikasi apakah di lokasi kamu sedang ada perbaikan, kami sarankan jika kendala MCB sering turun kamu dengan area kerjaan pln, sebaiknya segera telfon call center 123.


Mcb Listrik sering turun adalah masalah serius, karena dapat mengganggu beraktifitas seperti belajar dan bekerja. Jika kamu memerlukan jasa instalasi listrik segera hubungi kami melalui kontak pesan dibawah situs ini. Melayani pasang listrik baru, instalasi data telefon, penangkal petir dan panel kontrol. Layanan di kota semarang, salatiga san ambarawa jawa tengah.

Post a Comment for "5 Penyebab Mcb Listrik Sering Turun Dan Solusinya"